Doa Berbuka Puasa Di Bulan Ramadhan Lengkap Dengan Arab Dan Latinnya

DOA BUKA PUASA
Berikut ini kajian muslim akan menyajikan artikel tentang doa buka puasa di bulan ramadhan yang penuh berkah, semoga artikel ini dapat bermanfa’at bagi kita semua, Khususnya bagi yang sedang belajar, berikut doa berbuka puasa arab latin dan artinya…
http://muhammadali19.weebly.com/home/doa-berbuka-puasa-di-bulan-ramadhan-lengkap-dengan-arab-dan-latinnya

DOA BUKA PUASA
“Bismillahirrahmanirrahiiim”
Allahumma lakashumtu wabika amantu wa ala rizqika afthortu birahmatika ya arhamarraahimiiin.

ARTINYA
“Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang,
Ya Allah karenamu aku berpuasa, Dengan mu aku beriman, kepadamu aku berserah, dan dengan rizkimu aku berbuka puasa, dengan rahmatmu, Ya Allah tuhan maha pengasih”
HUKUM BERPUASA DI BULAN RAMADHAN
Puasa di bulan ramadhan adalah wajib hukumnya, bagi setiap umat muslim yang telah baligh, dan berakal dalam artian tidak gila, berikut ini adalah syarat-syarat wajib bagi umat muslim yang akan melakukan puasa di bulan ramadhan, syarat wajib puasa bagi umat muslim itu ada empat perkara.

Islam
Berakal (tidak gila)
Baligh dan
Mampu berpuasa (Tidak dalam keadaan sakit atau sedang berada pada perjalanan yang sangat jauh).
SYARAT SAH PUASA
Syarat sah berpuasa bagi umat muslim itu ada 5 perkara, jika umat muslim atau seseorang telah memenuhi keriteria berikut berarti orang tersebut ketika berpuasa dia berada dalam ke adaan yang sah, (Tidak batal), Berikut syarat sah puasa di bulan ramadhan.

Islam
Tamyiz
Membaca niat puasa setiap malam sebelum terbit fajar, atau kita bisa membaca niat puasa setelah melakukan shalat tarawih, supaya jikalau kita terbangun kesiangan pada bulan ramadhan, puasa kita masih sah walaupun tidak melakukan sahur terlebih dahulu, karena niat puasa sudah kita bacakan, mengucapkan niat disetiap malam atau setelah sholat tarawih untuk berjaga-jaga, Karena niat merupakan syarat sah puasa, karena puasa adalah ibadah, sedangkan ibadah tidaklah sah kecuali dengan niat sebagai mana ibadah yang lain.
Suci dari Haid dan nifas / Mensuasi bagi perempuan, jika ada perempuan yang sedang mengalami nifas / mensuasi, mereka tidak diperbolehkan untuk ber puasa, tetapi wajib kodho pada hari setelah bulan ramadhan selesai.
Meninggalkan semua hal yang membatalkan puasa. seperti makan dan minum, membicarakan orang lain, sengaja muntah, memasukan sesuatu ke lubang badan, sengaja mengeluarkan air mani, jima, murtad.
HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
Murtad, keluarnya seseorag dari agama islam.
Datangnya waktu haid dan nifas atau mensuasi bagi perempuan.
Sengaja muntah
Jima (bersetubuh disiang hari)
Sengaja mengeluarkan air mani
Memasukan barang kelubang badan.
Gila.
SUNAH DALAM PUASA
Meng akhiri sahur
Segera buka setelah terbenamnya matahari
Meninggalkan semua pembicaraan yang jelek-jelek.
HARI DIMANA TIDAK DIPERBOLEHKAN PUASA
Jika ada seseorang yang hendak melakukan kodho atau mengganti hari dimana puasa nya batal pada bulan romadhon, atau sengaja melakukan puasa sunah pada hari hari biasa, maka dalam ketentuan agama islam ada dimana hari yang tidak diperbolehkan untuk melakukan puasa, berikut adalah hari harinya http://www.kajianmuslim.net/2016/05/doa-niat-berpuasa-ramadhan-arab-latin-dan-artinya.html

Hari lebaran idul fitri dan idul adha
Hari tasyrik, adalah hari raya yang jatuh setelah idul adha, yaitu hari 11, 12, dan 13 pada bulan julhijah.
Hari syak, pertama pada dibulan nisfu dan kedua dibulan sya’ban.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s